Kamu sudah mencoba menggunakan fitur reels di Instagram?

Kemunculan fitur reels membawa euforia tersendiri bagi para pengguna Instagram yang belum berniat untuk mencicipi rasanya bermain-main di platform penyedia video pendek, TikTok. Kalau pun sudah, ternyata audiens reels milik Instagram memberikan ekosistem yang berbeda.

Walau reels baru muncul di Indonesia belum lama ini, tetapi sudah banyak sekali pengguna Instagram yang mulai mencari tahu lebih dalam, apa saja sih keseruan yang bisa didapatkan saat bermain-main dengan video vertikal di reels. Rasanya, bagi blogger, hal ini juga bisa kamu lirik sebagai wadah untuk kamu menaikkan personal branding-mu lho.

Pada awal kemunculannya, reels hanya menyediakan durasi sekitar 30 detik bagi penggunanya untuk menampilkan video. Sehingga cukup tricky sih, jika ingin menampilkan tayangan yang lebih banyak bercerita ala ala penulis blog, dibandingkan dengan TikTok yang menyediakan durasi video vertikal lebih panjang.

Lagipula Instagram sendiri, sudah lebih dahulu memunculkan fitur IGTV yang durasinya bisa lebih lama, hingga 1 jam. Sementara jika ingin menampilkan video berukuran horizontal maupun square, bisa memanfaatkan video feed yang durasinya hingga 1 menit.

Sayangnya, IGTV dan video feed, nggak membuat penggunanya bisa bebas bermain-main dengan stiker juga effect AR yang beberapa waktu lalu, hanya bisa dinikmati saat mengunggah konten Instagram Story.

Sungguh sayang, Instastory hanya akan tayang selama 24 jam, kecuali jika pengguna memasukkannya ke dalam highlight. Belum lagi kalau ingin menayangkan video, Instagram Story hanya memberi durasi maksimal 15 detik saja per tayangan. Memang sih kalau mau pasang durasi video lebih panjang, bisa saja, tapi … insight untuk setiap potongan video akan terpisah-pisah.

Fitur Story malah lebih sering memberi keuntungan tersendiri bagi blogger yang telah memiliki lebih dari 10.000 follower, karena bisa memasukkan link hidup dan mengarahkan pengunjung untuk meng-klik swipe up di IGs post, serta menggiring pembaca menuju ke tulisan blog yang ingin kamu bagikan.

Tapi … apa iya, pengguna Instagram yang kamu jaring, hanyalah orang-orang yang mau menyediakan waktu lebih lama untuk membaca kisahmu saja? Nggak tergoda untuk menarik perhatian dengan lebih atraktif memanfaatkan video demi menjaring perhatian?

instagram-reels

Mengulik Fitur Reels di Instagram

Ada kejutan baru dari platform media sosial besutan Kevin Systrom dan Mike Krienger yang pertama kali muncul pada akhir tahun 2010 ini, dimana … kamu kini bisa menayangkan video reels selama 60 detik. Kamu sudah siap mencobanya? Apalagi jangkauan alias berapa kali video reels-mu diputar, bukan hanya bisa dilihat olehmu melalui insight, namun juga oleh sesiapa saja yang berkunjung ke laman reels milikmu.

Ada lagi nih keasikan tersendiri dalam mengulik video yang difasilitasi oleh reels, karena reels menyediakan banyak pilihan musik yang bisa dimanfaatkan secara langsung, tanpa kamu perlu mengunduhnya terlebih dahulu. Kalaupun kamu menggunakan aplikasi editing video sebagai pendukung, kamu nggak perlu terlalu pusing, sebab di reels, kamu tetap bisa menikmati sensasi menyunting video-mu juga.

Editing yang kamu lakukan di aplikasi pendukung, misalnya, cukup hanya sampai ke sesi menghilangkan audio noise, memangkas waktu tayang video, bermain-main dengan proses cut and disolve, dan lain sebagainya, sehingga video mentahmu bisa kamu kulik dan percantik lebih jauh dengan menggunakan berbagai fitur di reels nantinya.

Jadi, apa saja sih fitur-fitur seru yang dimunculkan oleh Reels by Instagram? Sebelum mengulik fitur yang satu ini, pastikan kamu sudah melakukan up date Intragram kamu ke versi terbaru ya.

Audio

Kamu bisa menemukan lagu-lagu untuk backsound video yang kamu buat melalui Instagram library. Sejauh ini, sudah ada banyak sekali lagu maupun musik yang bisa kamu jadikan sebagai latar. Bahkan kamu juga bisa mengatur, dari detik ke berapa yang dimiliki oleh lagu tersebut, untuk tayang mengiringi video yang kamu akan sajikan.

Di bagian audio ini, kamu juga bisa memperbesar atau mengecilkan volume dari lagu yang kamu sudah jadikan musik latar.

Ada satu fitur audio yang paling menggoda saya belakangan ini, yaitu icon mic untuk melakukan voice over. Saya bisa mengisikan pesan berupa suara untuk mengarahkan warga Instagram berkunjung ke blog saya. Ya … nggak bisa langsung seperti di Instagram Story sih, tapi cukup membuat orang akan terngiang-ngiang pada nama blog saya. Anggap saja seperti iklan televisi.

Length

Pada fitur ini, kamu bisa melakukan penyetelan terlebih dahulu, berapa lama sih durasi video yang akan kamu rekam saat itu juga dengan fitur reels. Kamu bisa memilih membuat video sepanjang 15 detik, 30 detik, atau 60 detik.

Speed

Di bagian ini, kamu bisa mementukan, berapa sih kecepatan dari video yang ingin kamu tampilkan. Misalnya saja, speed video tadi ingin kamu sesuaikan dengan beat dari musik yang kamu gunakan. Ada beberapa pilihan kecepatan video yang bisa kamu coba, yaitu : 0,3x , 0,5x, 1x, 2x, dan 3x.

Jika ingin kecepatan videomu stabil, cukup gunakan speed 1x. Jika ingin memperlambat, turunkan saja menjadi 0,5x atau 0,3x untuk menampilkan pergerakan gambar yang lebih dramatis.

Effect

Hampir mirip dengan fitur yang sebelumnya sudah ada di Instagram Story, ketika kamu ingin menampilkan foto atau boomerang dengan efek tertentu. Kamu bisa memanfaatkan fitur ini jika ingin lebih banyak menunjukkan wajahmu di depan kamera.

Jujur saja, saya sendiri kurang tertarik bermain lebih jauh dengan fitur ini di reels. Masih merasa lebih nyaman memanfaatkannya di Instagram Story, dan itu pun nggak sering saya lakukan.

Touch Up

Hampir sama dengan filter di Instagram Story, fitur touch up bertujuan untuk membuat tampilan video jadi lebih indah. Sepanjang saya mencoba, fitur ini rupanya bisa membantu menaikkan dan menurunkan rona cahaya. Sayangnya belum benar-benar saya pelajari pemanfaatannya secara lebih mendalam.

Layout

Kamu bisa menggabungkan video dalam satu layar tampil. Sepanjang yang saya coba, ada empat posisi tata letak yang bisa kamu coba. Nggak menggunakan fitur ini pun nggak apa-apa, sebenarnya.

Timer

Fitur ini sangat membantu kamu yang ingin membuat konten reels secara live sebab kamu bisa menentukan sendiri, durasi dari perekaman video yang ingin kamu buat. Akan ada penunjuk waktu yang berjalan di layar, sebagai aba-aba bagimu, agar ide video yang kamu sudah siapkan, pas dengan waktu yang kamu ingin hadirkan di karya reels kamu nantinya.

Demikianlah berbagai fitur yang ada pada reels by Instagram. Kesemuanya bisa kamu coba demi menghadirkan konten-konten menarik di akun Instagram milikmu.

Nah, rasanya, tulisan saya ini nggak akan banyak membantu jika kamu nggak mencobanya secara langsung, mengulik lebih jauh berbagai fitur yang disediakan oleh reels di Instagram. Jadi … selamat mencoba ya.

Author