Siapa sih, yang tidak ingin dapat job terus dari dunia maya? Saya pun mau hahaha. Karena selain dapat tambahan uang, juga dapat pengalaman dan teman. Kalau teman-teman mau, ini.

Tapi pastinya, saat menerima job, itu harus konsekuensi mengerjakan job itu sampai tuntas. Jangan sampai sudah dipilih, malah setengah-setengah mengerjakannya, bahkan malah tidak dikerjakan. Itu akan membuat rezeki kita terhenti.

Nah, inilah 7 hal yang harus diperhatikan saat ikut job di media sosial. Pastinya tulisan ini saya susun berdasarkan pengalaman pribadi saya ya, yang memang masih seuprit. Tapi kalau menunggu banyak pengalaman dulu, kan nanti lama sharenya hehehe.

Baca Brief

Saat ini, job di media sosial, termasuk job menulis di blog, begitu dipilih dan setuju ikutan, pasti akan akan dimasukkan ke grup whatsapp. Tujuannya agar mudah dikoordinasi. Dan sebelum mulai job-nya, pasti ada brief dulu.

Pertama yang paling utama dan harus dilakukan adalah baca briefnya pelan-pelan, agar dipahami. Sesekali bertanya boleh, tapi jangan kebanyakan. Banyak bertanya, itu bisa karena malas membaca brief.

Nah, biasanya brief itu disebar di beberapa tempat. Sesuai pengalaman saya, ada 3 tempat biasanya admin menjelaskan brief:
Di Email. Saat kita terpilih untuk ikutan job, maka konfirmasi terpilih, termasuk brief dan link masuk grup whatsapp sudah tercantum. Jadi saat menerima email, scrool sampai bawah, baca dan pahami briefnya.

Di Info Grup Whatsapp

Kadang juga, konfirmasi terpilih ikut job itu langsug via whatsapp. Adminnya akan menjapri kita, apa setuju atau tidak ikut job tersebut. Kalau setuju, maka tidak lama akan dimasukkan ke grup whatsapp.

Saat sudah masuk grup, cek juga info di grup whatsapp. Rata-rata brief juga dicantumkan di deskripsi. Jadi jangan begitu masuk langsung komen, ini tugasnya apa ya? Kita mau campaign apa nih? Kapan jobnya mulai? Kayak tamu saja banyak tanya hahaha.

Di Kolom Chat

Nah, untuk memperjelas soal jobnya seperti apa, maka admin akan kembali memposting briefnya di kolom chat. Ini mungkin karena batas jumlah karakter di deskripsi terbatas. Kalau di kolom chat kan, briefnya jadi lengkap.

Jadi usahakan scrool lagi ke atas sebelum bertanya. Nanti kena semprit, apalagi kalau sebelumnya sudah ada yang bertanya dan ternyata sudah berulang-ulang brief diturunkan. Jangan mau ditandai kalau balas baca hehehe.

Nah, beda kalau baru dimasukkan ke grup. Itu kan otomatis kita belum lihat chat apa-apa. Kembali coba lihat info. Kalau belum ada, maka tidak apa-apa ditanya. Misalnya, Kak maaf saya abru masuk. Bisa minta tolong diturunkan briefnya kalau sudah ada.
Kalau begini, jangankan si admin, teman lain akan senang hati akan menurunkan briefnya.

Cepat Dikerjakan

Saat sudah turun brief, saatnya nih mengerjakan tugas sesuai brief. Nah, rata-rata kan job itu ada deadlinenya juga, ya. Jadi usahakan dikerjakan sesegera mungkin. Kalau perlu, pasang alarm di hape, kalau hari ini, jam segini ada tugas.

Mengerjakan tugas cepat dan sesuai deadline ini pastinya akan ada penilaian plus dari admin. Pastinya ada feed back lain bagi kita sendiri. Selain kita jadi disiplin waktu, dan bisa mengerjakan job dengan cepat.

Nah, soal deadline atau waktu job ini sesuai pengalaman saya ada 2. Jadi teman-teman perhatikan waktu pengerjaannya. Tapi tetap intinya cepat mengerjakan.

Waktu Job Dalam Satu Waktu

Waktu job dalam satu waktu itu maksudnya, waktu job ditentukan dalam satu hari saja, termasuk juga ada rentang jamnya. Misalnya, jobnya itu hari minggu, pukul 13,00 – 15.00 wib. Jadi wajib dikerjakan di hari minggu dan antara jam 1 siang sampai pukul 3 sore. Jangan kerjakan kerjakan di pukul 4 sore, walau masih hari minggu.

Beberapa Hari Dalam Satu Waktu

Ada juga job yang dikerjakan dalam jumlah tertentu, lalu dikerjakan beberapa hari dalam satu waktu. Misalnya tugasnya twit 10 twit, 1 hari 1 twit dengan jam twit pukul 3 sore sampai pukul 5 sore.

Satu Kali Tugas Dengan Rentang waktu

Tugas ini biasanya banyak tugas di blog, baik conten placemet atau menulis sendiri. Misalnya waktu posting di blog itu hanya 1 saja, tapi bisa diposting antara tanggal 12 -30 Juli 2020. Atau misalnya posting di feed instagram sekali, dengan waktu antara tanggal 1-3 juli 2020.

Jangan Banyak Alasan

Saat mengikuti job, jangan ada alasan yang dijadikan tameng telat mengerjaka tugas. Misalnya, Kak maaf telat, karena lagi di jalan. Kak, maaf baru isi kuota. Kak, maaf saya telat karena baru bangun dan ketiduran hahaha.

Karena brief itu sudah diberikan sebelumnya, maka usahakan harus siap menjalankan job sesuai brief. Istilah.. klien tidak mau tahu dengan kondisi kita. Intinya loe sudah bersedia ikut job sesuai brief, jadi harus laksanakan. Jangan kena colek mulu.. colek melulu hahaha.

Saya jadi ingat pernah ada yang bilang, seorang penyanyi harus siap di atas panggung. Penonton tidak mau tahu kondisinya seperti apa. Yang penting penonton ingin melihat penyanyi itu tampil dengan baik. Kira-kira gambarannya seperti itu.

Bergegas Isi Formulir Report

Setelah selesai mengerjakan job, maka bergegaslah setor formulir report job. Jangan ditunda, karena biasanya malah lupa hahaha. Apalagi mengisi formulir report itu paling lama 10 menit. Beda ya, kalau bikin laporan job hehehe.
Kok harus bergegas, sih? Eh.. pakai nanya lagi hahaha. Begegas dong, biar segera lengkap dan bisa disetor ke klien. Karena ini kan kerja tim. 1 orang saja telat setor laporan, maka tidak bisa setor laporan. Satu belum setor, maka tidak bisa diproses dan gajian hahaha.
Untuk formulir report itu biasanya sudah ada di email saat konfirmasi terpilih. Bisa juga dicantumkan di info grup. Terkadang juga, disebar saat sudah selesai jobnya di chat grup. Jadi teman-teman bisa kondisikan sesuai masing-masing jobnya.

Tidak Menagih Honor

Di setiap job, selalu di awal sudah dibilangin, kapan fee akan dibayarkan. Misalnya fee akan dibayarkan sekitar tanggal ini, sekitar sebulan atau estimasi sekitar 1 bulan. Pokoknya tergantung jobnya.

Jadi… sabar menunggu fee turun sampai waktunya tiba. Jangan sedikit-sedikit tanya di grup, bahkan japri-japri si Mimin. Soalnya fee itu juga ditunggu turunnya dari klien. Alhamdulillah selama saya ikutan job, semua hak saya dbayarkan.

Kalau merasa waktu yang dijanjikan fee sudah lewat, jangan langsung galau. Kok diriku belum dibayar, ya? Coba cari tahu info terbaru di grup. Kalau ternyata yang lain sudah ada yang dibayarkan feenya, mungkin masih nunggu giliran. Tapi kalau ternyata semua belum, biasanya ada pemberitahuan dari admin. Kalau masih batas toleransi sih, sabar menunggu.

Tetap di Grup Whatsapp

Hal ini perlu juga diperhatikan saat ikutan job. Jadi selama fee belum turun, maka stay atau tetap di grup. Tujuannya, agar mudah koordinasi. Nanti saatnya fee sudah dibayarkan, bisa keluar grup. Atau kalau lupa keluar, akan dikeluarkan oleh admin hehehe.

Malah terkadang, ada job yang memberi keleluasan kepada kita. Jadi walau job tertentu sudah selesai, dan fee sudah dibayarkan, boleh kalau yang mau tetap tinggal di grup. Jadi kalau ada job lain, malah langsung diajak ikut.

Menjaga Etika

Selama ikut sebuah job, termasuk sesudahnya, usahakan menjaga kerahasiaan job itu. Makanya biasanya, saat menerima email konfirmasi, termasuk sudah diingatkan, jangan share ke siapa pun job yang akan dikerjakan.

Begitu juga jangan posting di media sosial. Namanya segala sesuatu itu tidak ada yang sempurna, termasuk job, pasti ada kejadian yang bikin tak enak hati. Makanya jangan sebar kegalauan itu di medsos.

Soalnya, namanya lingkaran perteman itu sempit. Sesuai pepatah, dunia maya selebar daun kelor eh hahaha. Ya, orangnya ikut job itu-itu juga. Bisa jadi Job kali ini, Adminnya si A, eh besok si C, besok si D hahaha. Nah, bisa jadi jejak digital yang kurang bagus bagi kita.

Hindari juga konflik sesama teman, apalagi dengan admin. Karena ini jadi catatan khusus. Kembali lagi ke hal atas. Dunia pertemanan di medsos 4 L, Lu Lagi Lu Lagi. Ikutan job ketemu itu-itu lagi. Jangan sampai ditandai suka buat rusuh, dan akhirnya tidak diajak ikutan lagi.

Oke.. itu dia 7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Ikutan Job di Sosial Media Pastinya tulisan ini saya susun berdasarkan pengalaman pribadi saya, ya. Jadi bila ada perbedaan dengan pengalaman teman-teman, anggap saja warna-warni kehidupan. Halah… hahaha. Salam semangat selalu.

Bambang Irwanto