Sudah berbulan-bulan stay di rumah selama masa pandemi. Bosan sudah pasti. Tak jarang ibu-ibu sering stres karena kesulitan membagi waktu antara mendampingi anak belajar di rumah dan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga yang tak kenal kata libur.

Namun, bukan saatnya kita mengeluh dengan kondisi serba sulit seperti sekarang. Daripada bosan dan stress, mending kita melakukan aktivitas berfaedah bersama keluarga. Salah satunya adalah membuat roti sobek.

Yups! Sejak pandemi, hampir setiap hari saya mengajak anak-anak membuat roti sendiri di rumah. Meski terlihat agak ribet dan repot, tapi ternyata menyenangkan bagi mereka. Anak-anak bisa membentuk roti sesuai keinginan.

Mereka bisa membuat makanan dengan karakter lucu hingga aneh, dan ajaib. Dan pastinya, anak-anak bisa menambahkan isian berupa selai buah yang mereka suka. Yeay! Betapa menyenangkan kegiatan satu ini.

Tapi, bikin roti itu tidak mudah, lho. Sering kali kita gagal saat membuat roti sendiri. Entah adonan roti jadi bantat, keras dan tidak empuk, hingga kurang mengembang.

Saya pun sependapat. Dulu, saat belajar membuat roti, hampir seluruh percobaan tak layak makan. Sudah capek ngulen sampai tangan kekar, malah berakhir di tong sampah. Hiks.

Tapi, itu dulu, ya. Setelah percobaan ke sekian kali dengan resep yang tepat, akhirnya saya berhasil juga membuat roti yang empuk dan lembut meski tanpa pelembut. Rasanya happy dan melegakan sekali.

Tips Sukses Membuat Roti di Rumah

Bagi teman-teman yang baru belajar membuat roti, coba perhatikan beberapa poin di bawah ini supaya hasilnya maksimal.

  • Takar bahan sesuai resep dengan tepat. Jangan sampai kita mengubah takaran bahan sesuka hati meskipun di awal terlihat lembek dan lengket.
  • Perhatikan ragi instan yang digunakan. Jangan sampai kita pakai ragi yang sudah tidak aktif. Cara tahunya bagaimana? Campurkan 100 ml air hangat dengan 1 sdm gula pasir dan 1 sdt ragi. Aduk dan tunggu sekitar 5 menit hingga berbusa. Jika tidak berbusa, bisa dipastikan raginya sudah mati dan tidak layak dipakai.
  • Uleni adonan roti hingga kalis elastis. Salah satu alasan kenapa roti yang kita buat sendiri kurang empuk dan cenderung keras adalah kurang lama saat proses mengulen. Adonan masih belum kalis membuat roti jadi tidak empuk. So, pastikan adonan roti kita kalis elastis, ya!
  • Jangan over proofing. Proses mendiamkan adonan hingga mengembang ada batas waktunya. Jangan ditinggal nyalon dulu, ya. Karena adonan yang over proofing hasilnya tidak akan maksimal.
  • Panggan dengan suhu dan waktu yang tepat. Jangan terlalu lama karena bisa membuat roti jadi kering. Pun jangan terlalu sebentar khawatir belum matang sempurna.

Resep Roti Sobek Lembut

Ini adalah resep andalan yang sering saya gunakan. Teman-teman bisa membuat variasi lainnya. Tidak harus dijadikan roti sobek, lho. Kita bisa membuatnya menjadi roti unyil dengan aneka isian, roti pizza, atau aneka jenis roti lainnya. Bahan-bahan yang digunakan hampir seluruhnya ada di dapur kita.

Bahan:
200 gram terigu protein tinggi
50 gram terigu protein sedang
50 gram gula pasir
130 ml air dingin
1 butir kuning telur
25 gram susu bubuk
5 gram ragi instan
50 gram margarin
Sejumput garam

Cara membuat:

  1. Campur terigu bersama gula pasir, susu bubuk, dan ragi. Aduk rata.
  2. Tambahkan air dingin dan kuning telur. Uleni asal tercampur rata. Masukkan margarin dan garam. Uleni hingga kalis elastis.
  3. Diamkan adonan selama 15 menit.
  4. Bagi adonan menjadi beberapa bagian. Bulatkan dan diamkan kembali selama 10 menit.
  5. Bentuk adonan sesuai selera. Tambahkan isian berupa selai buah atau selat cokelat. Kita juga bisa menambahkan topping jika suka.
  6. Diamkan adonan hingga satu jam atau sampai mengembang dua kali lipat.
  7. Panaskan oven 10 menit sebelum memanggang. Saya pakai suhu 180 derajat. Teman-teman bisa menyesuaikan suhunya dengan oven masing-masing.
  8. Panggang roti maksimal 15 menit hingga keemasan.
  9. Angkat dan olesi atasnya dengan margarin. Siap disantap!

Akhirnya, roti buatan kita sudah selesai dibuat. Tidak ada roti paling nikmat selain yang baru keluar dari oven. Anak-anak berebut ingin segera menyantap roti buatan mereka sendiri. Betapa menyenangkan, bukan?

Yuk, ah cobain sendiri di rumah. Daripada mengeluhkan yang tidak perlu, mending kita melakukan kegiatan positif selama stay di rumah. Selamat mencoba dan salam hangat.

Muyassaroh