Tidak usah ikut kelas gratisan, karena hanya menyiksa saja, lho. Beneran Saya tidak bohong. Soalnya sudah banyak yang jadi korbannya hehehe.

Sekarang ini, yang namanya Kelas gratisan itu banyak berseliweran di media sosial. Baik kelas menulis cerita, sampai Kelas seputar blog. Setiap ada psotingan kelas grtisan, pasti langsung diserbu. Kayak gula dikerumuti semut. Gratisan giti lho, siapa yang bakal nolak hahaha.

Tidak Usah Ikut Kelas Gratisan, Karena Hanya Menyiksa Saja

Tapi sekali lagi, kalau kamu tidak mau tersiksa, mending tidak usah ikut. Walau memang tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Masih belum percaya? Berikut siksaan yang akan kamu alami.

  1. Tersiksa Ikut Materi

Pertama, kalian akan tersiksa karena wajib ikut materi. Padahal, lagi lesu, lemas, lunglai, lemah dan segala L.., L lainnya.

Padahal pengin leyeh-leyeh di atas kasur. Baru rebahan sebentar, sudah dicolek, eh.. Kok ga aktif di kelas. Mana meleng dikit, chat sudah panjang. Harus ngos-ngosan manjat pesan.

Tersiksa banget kan. Tapi karena setelah materi ada tugas, maka mau tidak mau harus menyimak materi. Isitlah pepatah, tidak menyimak materi, puyeng saat mengerjakan tugas hahaha.

  1. Wajib Mengerjakan Tugas

Sudah wajib mengikuti materi, wajib mengerjakan tugas pula. Aduh.. Padahal lagi banyak urusan. Mana waktu mengerjakan tugas mepet banget. Apalagi kalau sudah banyak yang setor tugas, bikin dagdigdug seeer rasanya.

Mau cari alasan, percuma juga. Paling juga dibalikin, siapa suruh daftar kelas? Kalau tidak sanggup, ya ga usah ikutan. Kasihan menutupi kesempatan teman lain. Wih.. sadis benar.

  1. Dieliminasi

OMG.. Kelas tak berbayar kok menyiksa benar ya. Sudah berusaha, tapi kok masih dikick atau dikeluarkan atau dieliminasi dari kelas. Percuma.. Percuma.. Saja.

Ini memang rugi besar, Sudah rugi tenaga dan waktu. Mending kemarin tidak usah daftar kelas. Leyeh-leyeh saja, rebahan sambil nonton televisi hehehe.

 

Biar Tidak Tersiksa Saat ikut Kelas free

Sebenarnya, tersiksa apa tidak saat ikut kelas tidak bayar, itu tergantung dari diri sendiri saja. Kelas apapun itu. Termasuk kelas menulis cerita atau kelas ngeblog. Makanya wajib simak hal-hal berikut, sebelum memutuskan ikutan.

  • Syarat

    Sebaiknya sebelum ikut kelas gratis, baca dulu persyaratannya. Lalu sesuaikan dengan waktu. Jadi kira-kira kalau kamu pengin leyeh-leyeh, pengin santai kayak dipantai, atau ada sesi syuting dan pemotretan, sebaiknya jangan ikut kelas gratisan.

    Soalnya kalau sudah tau semuanya belum pas dan dipaksakan ikutan, selain kamu yang kasihan sendiri, hasilnya juga tidak maksimal. Parahnya lagi, kamu menutup kesempatan teman lain yang memang serius ingin ikutan kelas gratis.

  • Niat

    Setelah syarat sesuai, maka sejak awal niatkan ikut kelas, karena memang ingin belajar, ingin menambah ilmu. Jadi dijamin akan jadi motivasi bagus saat ikut kelas.

    Jangan ikut karena coba-coba, atau karena melihat teman lain bisa. Karena hasilnya kembali tidak akan maksimal. Ya namanya coba-coba, bisa syukur, tidak bisa tidak apa-apa. Apalagi gratis ini, tidak rugi ini.

  • Aktif

    Saat mengikuti kelas free, wajib aktif di kelas. Soalnya semua materi, termasuk share pengalaman itu adalah ilmu semua. Aktif bertanya, apa saja yang belum diketahui. Tidak zamannya lagi menganut “Diam itu Emas”. Tidak bertanya, sesat saat mengerjakan tugas.

    Apalagi kan, kelas gratis itu waktunya terbatas. Missalnya 2 minggu, 3 minggu atau sebulan. Jadi manfaatkan waktu sebaik-baiknya. Mumpung ada kesempatan, gali terus. Istilahnya siapkan karung besar untuk mengangkut semua ilmu di kelas.

  • Semangat

    Semangat salah satu kuncinya. Kalau semangat, itu akan dapat aura positif, termasuk saat mengerjakan tugas ngeblog tepat waktu dan sesuai arahan.

    Menggelorakan semangat tidak datang dari diri sendiri saja, tapi juga dari teman-teman sekelas. Isitlahnya, kalau yang lain bisa, masa saya tidka bisa. Materi sama, tugas sama, yang ngajar juga sama.

  • Menghargai

    Ini wajib ditanamkan sejak awal ikut kelas gretongan. Hargailah orang yang berniat tulus ikhlas berbagi ilmunya. Hargai waktu dan tenaga yang sudah diberikan dan diluangkan. Walau masih banyak orang yang belum menghargai sesuatu yang diberikan tulus ikhlas.

    Dengan menghargai, otomatis saat ikut kelas akan semangat, aktif, dan serius. Akhirnya hasilnya akan maksimal. Orang yang berbagi ilmu senang, karena apa yang dibagikannya bermanfaat. Akhirnya jadi berkah dan pahala bagi semua.

 

Nah, bagaimana? Sudah jelas kan, semuanya. Jadi tidak usah ikut kelas gratisan karena akan menyiksa saja. Tapi kalau kamu kuat menghadaip “Siksaan selama kelas”, maka kamu akan tersenyum bahagia. Karena segala sesuatu itu bisa apa tidaknya, berhasil atau gagal, semua tergantung dari diri sendiri.

Salam semangat…

Bambang Irwanto