Tips Fotografi untuk Pembuatan Artikel Blog

Halo! Sebagai seorang (ngakunya sih) travel blogger, tentu saat membuat tulisan harus didukung dengan foto yang bagus. Nah jadi kali ini saya mau share tentang tips fotografi untuk pembuatan artikel blog.

HARGAI HAK CIPTA FOTO

Jadi bukan hanya buku dan lagu saja yang ada hak ciptanya. Foto pun juga punya hak cipta. Coba deh kalian sebagai blogger, ada yang menduplikasi atau mengutip tulisan kalian tanpa izin. Gimana rasanya? Kesel? Marah? Nah begitu juga rasanya kalua ada yang menggunakan foto tanpa izin.
Sebaiknya saat kalian akan menggunakan foto milik orang lain di artikel kalian, pastikan kalian mencantumkan beberapa hal berikut.

  1. Sumber foto. Bisa berupa link jika kalian mengambil foto di internet.
  2. Pencipta/pemilik foto.
  3. Copyright notices. Jika pemilik foto punya permintaan lain yang harus dicantumkan pada penulisan sumber, maka cantumkanlah.

FOTOGRAFI UNTUK PEMBUATAN ARTIKEL BLOG

Pada pembuatan artikel blog, tentu harus dilengkapi dengan foto. Selain untuk menarik minat baca pengunjung blog kita, memasukkan foto dalam artikel juga untuk memperkuat tulisan yang kita tulis.

Misalnya saat menulis artikel tentang pengalaman terdampak banjir. Nggak mungkin dong kalian nggak melampirkan foto. Nanti malah dikira hoax. Inget loh : no picture hoax.

Jangan Asal Ambil Foto

Sebenarnya setiap orang bisa mengambil foto yang bagus dengan device apapun. Seringkali banyak orang yang berpikir bahwa punya kamera bagus pasti hasil fotonya bagus. Padahal belum tentu demikian.

Banyak loh blogger yang mengambil foto untuk artikelnya dengan kamera smartphone. Dan hasilnya nggak kalah dengan menggunakan kamera professional. Karena sejatinya dalam dunia fotografi teknik yang digunakan untuk mengambil sebuah foto lebih penting dibandingkan perangkat yang digunakan.

Bahkan saya sendiri sebelum punya kamera mirrorless Sony a6000, hanya menggunakan kamera HP. Termasuk untuk video yang saya upload di Instagram juga hanya diambil dengan kamera HP.

Jadi berikut tips fotografi untuk pembuatan artikel blog yang biasa saya lakukan.

1. Rencanakan artikel yang akan kalian tulis

Sebelum saya mengambil sebuah foto seperti komentasi acara adat, saya akan membuat kerangka artikel terlebih dahulu. Lalu saat di lapangan, saya mulai membayangkan di mana kira-kira foto yang akan saya ambil ini ditempatkan. Begitu pula untuk membuat sebuah foto review produk.

Jadi jangan sekadar mengambil, tapi buatlah foto!

2. Perhatikan latar foto

Saya sering mengamati Instagram Story teman-teman blogger. Sebelum mereka mengambil foto untuk keperluan review, ada yang riweh dengan latar atau background foto. Bahkan ada yang rela membeli background foto untuk pembuatan kontennya.

Saat mengambil foto outdoor seperti waktu traveling, kita juga nggak bisa asal memoto. Selain fokus pada objek yang akan di foto, juga harus memperhatikan background fotonya. Jangan sampai objeknya udah kece, eh backgroundnya malah merusak citra foto.

3. Membangun chemistry

Kemarin saat gue sedang meliput Grand Opening Pasar Hutan Bambu To’kumila Toraja, sebelum mengambil foto gue ajak pedagang di sana ngobrol. Setelah itu baru deh gue ambil fotonya.

Inget loh, mengambil foto juga ada etikanya. Setidaknya selalu izin sebelum mengambil foto.

4. Mengambil foto di tempat ramai? Why Not!

Pernah ke Bali? Ke Pura Lempuyang? Atau ke Desa Panglipuran? Nah baru-baru ini sebelum pandemi, saya mengunjungi dua tempat tersebut. Tentu dua tempat ini selalu ramai.
Untuk mensiasatinya, kalian harus berangkat pagi-pagi sekali. Bahkan sebelum matahari terbit jika kalian menginap di Kuta!

Tapi bagaimana jika sampai disana tapi sudah ramai? Baiklah. Kalian bisa putar ide cerita kalian di blog. Buat saja artikel : Serunya Mengantre Foto di Pura Lempuyang. Diartikel itu kalian bisa menyisipkan foto antrian, karcis antrian, dan tentu saja kalian masih bisa foto di spot lain.

5. Tidak usah terburu-buru

Jika kalian mengambil foto untuk artikel menggunakan kamera ponsel dengan kualitas HD, maka kalian harus bersabar. Usai membidik foto jangan langsung menggerakan HP. Diamkan sesaat agar foto tidak blur.

Selain itu, kalian juga harus sabar menantikan momen. Misalnya saat membuat review produk sabun cair. Kalian bisa menekan pump botol, lalu foto saat sabun menetes. Kalau ini ada triknya sendiri sih.

Kalau menggunakan HP, saat botol mulai ditekan langsung tekan dan rendam sampai beberapa foto tertangkap. Tapi beda ceritanya jika menggunakan kamera, cukup atur shooter speed nya.

6. Kenali device yang kalian gunakan

Sebuah foto sama halnya dengan sebuah karya seni. Jika kalian ingin mengambil sebuah foto yang baik, maka pahami kemampuan device kalian, seperti teknologi dan fitur yang disediakan.

Pernah suatu ketika saya meminjam smartphone teman. Iseng aja saya buka fitur kameranya. Lalu mengambil beberapa foto. Betapa kagetnya dia karena kamera HP nya bisa membuat foto dengan kualitas sangat jernih.

Ya iyalah bisa! Kan kamera HP-nya sudah ada fitur pronya. Nah fitur pro pada kamera HP ini memungkinkan kalian untuk mengatur segitiga exposure : aperture, shutter speed, dan ISO.

7. Beri sentuhan

Bagaimana caranya? Dengan proses editing. Sejujurnya saya tipe yang males edit foto. Hehehe. Tapi agar hasil foto lebih terasa hidup, tidak jarang saya memberikan sentuhan editing pada :

  • Brightness
  • Contrast
  • Color saturation

KESIMPULAN

Sebagai blogger, kita dituntunt untuk multitalenta. Bisa menulis dengan baik saja nggak cukup. Harus paham pembuatan artikel yang SEO friendly. Lalu agar artikel semakin bagus, harus didukung dengan foto yang menarik. Semoga artikel tips fotografi untuk pembuatan artikel blog ini bermanfaat yaa.
Jangan lelah belajar ya teman-teman blogger. Seperti kata Mas Irwin : hidup ini adalah aktivitas belajar.

Author

Satu pemikiran pada “Tips Fotografi untuk Pembuatan Artikel Blog”

  1. Beginilah yang saya kerjakan kalau mau menulis suatu artikel. Nulisnya cepet, tapi merencanakan fotonya itu yang lama.

    Balas

Tinggalkan komentar

BRT Network adalah arena bermain dan belajar para blogger untuk bisa berbagi ilmu, pengetahuan, update dunia blogging, untuk bertumbuh bersama-sama

Contact

BRT Network