Pandemi memang belum berakhir, tapi tidak ada salahnya untuk menyimak tips memotret dengan smartphone saat traveling di brtnetwork. Agar nanti saat kita sudah bisa jalan-jalan, persiapan agar foto-foto saat traveling bisa paripurna dan siap diupload di instagram.

Kenapa Menggunakan Smartphone Saat Traveling?

Dulu saya selalu membawa DSLR atau mirrorless saat traveling. Tentu saja niatnya agar foto-fotonya bisa lebih oke saat diupload di blog atau instagram.

Tapi semakin (uhuk) tua, gaya traveling saya berubah. Barang-barang yang dibawa semakin sedikit dan packing lebih efisien. Efeknya makin lama saya semakin malas membawa DSLR atau mirrorless karena menurut saya DSLR atau mirrorless terlalu besar untuk dibawa di dalam ransel dan memberatkan pundak yang semakin renta dimakan usia.

Saya lalu menggunakan smartphone untuk mengabadikan seluruh perjalanan saya. Bahkan akhir-akhir ini saya membuat video untuk chanel youtube saya menggunakan handphone.

Langsung aja kita simak panduan Menggunakan Smartphone Agar Foto Perjalanan Semakin Keren

Pastikan Lensa Kamera Bersih

Ini adalah hal sepele namun memberikan dampak besar pada hasil foto. Lensa yang terkena noda minyak atau keringat dari jari-jari kita membuat hasil foto terlihat buram atau seperti berkabut.

Cara mudah untuk membersihkannya adalah mengelapnya dengan baju atau kerudung. Pastikan baju dalam kondisi kering dan bersih juga ya.

Gunakan Rule of Thirds

Rule of thirds adalah teknik foto yang sangat populer untuk membuat komposisi foto yang menarik yaitu menggunakan garis bantu imajiner yang membagi bidang foto menjadi 9 ruang.

Di handphone, garis bantu ini sudah ada lho. Kita tinggal masuk ke pengaturan kamera dan aktifkan grid lines. Mudahnya, kita hanya perlu menempatkan objek utama foto di dekat garis pada grid yang ditentukan. Di handphone, semua bisa dilihat langsung di layar.

Gunakan Teknik Framing

Salah satu teknik komposisi foto yang biasa dan mudah dipakai adalah framing atau menempatkan objek utama foto dalam sebuah “bingkai”.

Misalnya menggunakan jendela kamar sebagai bingkai saat memotret aktivitas bermain anak di luar rumah. Teknik ini akan memberikan efek visual yang menarik.

Perhatikan Pencahayaan

Tidak ada foto tanpa cahaya. Saat traveling, biasanya kita kebanyakan berada di outdoor sehingga cahaya minim tidak akan menjadi masalah saat di pagi hingga sore hari.

Namun yang menjadi masalah adalah cahaya yang overdosis, utamanya saat kita jalan-jalan di siang hari bolong. Sering kali saat memotret gedung, langit akan nampak berwarna putih. Cara paling mudah adalah dengan mengaktifkan mode HDR.

Saat memotret di malam hari, tentu kita dihadapkan dalam kondisi low light (cahaya yang minim). Saat akan memotret, pastikan tangan kita tidak bergetar saat menekan tombol shutter di layar hp. Jika sulit, maka bisa gunakan bantuan pagar, tembok, atau bahkan pundak teman seperjalanan untuk membantu men-stabil-kan kamera di smartphone. Solusi yang lebih praktis adalah gunakan gorillapod dan aktifkan timer saat memotret, hehe.

Jangan pernah gunakan zoom digital

Saat memotret menggunakan smartphone, zoom in pada objek yang letaknya jauh terasa sangat menggoda. Tapi percayalah, jangan pernah turuti godaan setan itu. Zoom in hanya akan mengurangi kualitas hasil foto dan tidak bisa diperbaiki bahkan saat editing di smartphone.

Lebih baik dekati objek foto untuk mendapatkan foto terbaik. Jika tidak memungkinkan, lebih baik memotret dari jauh, lalu hasil foto di-crop saat akan diupload.

Gunakan Mode Manual

Salah satu hal yang dapat meningkatkan skill fotografi adalah belajar memotret dengan mode manual. Aktifkan mode manual, lalu sesuaikan ISO, speed, dan apperture saat akan memotret.

Selain hal-hal teknis saat memotret di atas, ada beberapa aspek lain yang perlu diperhatikan saat akan menggunakan smartphone sebagai alat satu-satunya untuk merekam dokumentasi traveling.

Siapkan Powerbank

Secanggih apapun smartphone yang dimiliki, akan tidak ada gunanya jika dalam kondisi mati. Saat ini, sudah banyak smartphone dengan kapasitas baterai yang diklaim dapat tahan 3 hari. Namun jika hp kita berkapasitas baterai rata-rata, pastikan kita membawa powerbank full charged untuk men-charger hp saat diperlukan.

Beli Lensa Eksternal

Ini khusus untuk teman-teman yang niat banget untuk memotret saat traveling dengan berbagai angle. Jika “hanya” sekedar memotret agar tidak lupa dengan kenangan saat jalan-jalan dan diupload di blog atau instagram, menurut saya lensa bawaan smartphone sudah sangat cukup.

Lensa eksternal bisa dengan mudah dibeli di e-commerce atau online shop. Harganya juga bervariasi, dari yang low budget sampai high end. Tinggal pilih sesuai isi dompet dan rekening

Pastikan Memory Smartphone Masih Memadai

Nggak lucu rasanya waktu kita mau motret, lalu ada notifikasi memori penuh. Tapi setau saya kapasitas memori smartphone zaman now sudah sangat besar. Jadi seharusnya memori menjadi hal yang tidak terlalu krusial.

Tapi jika ternyata memori hp penuh dengan foto-foto selfie, maka pastikan untuk memindahkan foto-foto lama ke laptop atau hardisc sebelum traveling. Hapus pula foto di aplikasi whatsapp yang memang sudah tidak digunakan.

Jika lupa back up foto ke hardisc, kita bisa mengoptimalkan google drive atau cloud saat di dalam perjalanan sebagai plan B. Tentu saja pastikan kuota masih cukup ya, hehe.

Demikian tips memotret dengan smartphone saat traveling dari saya. Semoga dapat bermanfaat untuk para traveler. Jangan lupa kunjungi travel blog saya untuk membaca rekam perjalanan saya dan suami di berbagai kota dan negara.

 

Author