Merencanakan liburan di era new normal? Yakin, nggak takut corona?

Sepertinya memang mustahil untuk merencanakan liburan di masa pandemi seperti ini. Apalagi grafik kasus corona di Indonesia belum juga melandai. Ditambah kluster baru yang berasal dari area perkantoran yang terus bertambah, seiring menggeliatnya aktivitas masyarakat.

Pandemi corona memang kejadian luar biasa yang tidak bisa diperkirakan kapan berakhirnya. Selain obat dan vaksin yang belum ditemukan, penyebaran virus ini sangat cepat, mudah dan tidak kasat mata. Bahkan orang yang sudah terinfeksi pun bisa jadi tidak menunjukkan gejala.

Namun hidup harus terus berjalan. Kita tak mungkin terus-menerus mengurung diri di dalam rumah.
Liburan Singkat untuk Menyegarkan Pikiran.

Setelah melalui kurang lebih lima bulan karantina mandiri di rumah, tidak bisa dipungkiri perasaan jenuh dan bosan mulai melanda. Sebagai orangtua, saya dan suami merasakan tekanan hidup selama masa pandemi ini semakin berat karena harus memastikan kesehatan dan perekonomian keluarga aman. Anak-anak pun tak kalah jenuh karena ruang gerak yang terbatas.

Akhirnya, dengan tekad bulat kami pun mengajak anak-anak berlibur di era new normal ini. Liburan singkat merupakan cara yang kami pilih untuk menyegarkan pikiran dan mempersiapkan anak dengan new normal. Sedangkan jenis wisata yang kami pilih adalah outdoor traveling, yaitu camping di daerah pegunungan.

Perlu diperhatikan bahwa berlibur di masa sekarang tidaklah sebebas seperti dulu kala. Selain membuat perencanaan yang matang, perlu juga menentukan lokasi yang mendukung social distancing.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Jadi Influencer

Nah, berikut beberapa tips merencanakan liburan di masa pandemi corona.

Tips Merencanakan Liburan di Era New Normal

  • Pastikan kondisi tubuh sehat

Jika berencana berlibur ke luar kota, atau harus menggunakan transportasi umum, maka rapid test merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi. Namun, jika hanya merencanakan  liburan di dalam kota, atau hanya berkendara pribadi, maka pastikan kondisi kesehatan sedang prima. Tidak deman, tidak batuk, tidak flu atau gangguan kesehatan lainnya.

  • Mulailah dari lokasi yang dekat saja

Ibarat pemula di dunia traveling, maka mulailah melakukan perjalanan wisata di area dalam negeri atau bahkan dalam kota saja. Selain prosedur yang tidak terlalu ribet, wisata dalam kota juga meminimalisir pertemuan dengan orang-orang dari berbagai wilayah.

Yang nggak kalah penting, dengan melakukan wisata dalam negeri atau dalam kota, kalian telah ikut membantu menyokong perekonomian dalam negeri, lho! Bangga, dong!

  • Pilih destinasi wisata yang memungkinkan social distancing

Outdoor traveling lebih disarankan selama masa pandemi ini. Selain kondisi udara yang bebas, area outdoor lebih mendukung untuk melakukan social distancing.

Selain wisata pantai atau gunung, wisata ke taman nasional boleh juga untuk dicoba.

  • Ketahui protokol kesehatan di kota tujuan.

Beberapa kota memang hanya mensyaratkan rapid test, namun ada juga kota-kota yang menghariskan PCR SWAB Test. Nah, pastikan kalian sudah mengetahui protokol kesehatan kota tujuan. Jangan lupa cari info juga terkait prosedur pelayanan di area wisata di kota tujuan.

  • Reservasi tiket dan akomodasi via online.

Berdasarkan pengalaman kami, hampir semua area wisata mewajibkan reservasi online untuk membatasi jumlah pengunjung. Bahkan untuk camping pun kami harus reservasi dulu sehingga pihak pengelola bisa mengatur jarak antar area camping.

Selain itu, usahakan melakukan pemesanan online untuk seluruh keperluan akomodasi perjalanan, seperti tiket dan penginapan.

  • Meminimalisir penggunaan transportasi umum.

Teman-teman bisa menggunakan taksi online atau mobil carteran untuk melanjutkan perjalanan jika terpaksa harus berwisata tanpa kendaraan pribadi.

  • New normal starter pack

Siapkan pounch khusus untuk persediaan masker, hand sanitizer, sabun cair, tisue basah juga tisue kering. Selain itu bawalah kacamata atau face shield untuk menambah perlindungan area wajah.

  • Bawa bekal makanan

Usahakan membawa bekal makanan instan, snack atau roti untuk menghindari jajan sembarangan. Di era pandemi seperti sekarang kalian harus benar-benar jeli memilih tempat makan. Jadi, makanan cadangan sangat dibutuhkan sebagai “pengganjal perut”.

  • Hindari berwisata dalam rombongan

Jika terbiasa berwisata dalam grup atau keluarga besar, sementara ini tahan-tahan dulu, ya. Sebaiknya solo traveling saja. Atau paling tidak cukup dengan keluarga inti.

Nah, jika kalian terbiasa menggunakan sikat gigi atau handuk dari hotel, ada baiknya selama masa pandemi ini membawa sendiri semua perlengkapan pribadi. Sedikit repot memang, tapi apa salahnya jika demi keselamatan pribadi.

Kesimpulannya, merencanakan traveling di era new normal memang bukan hal mustahil, namun tidak boleh sembarangan. Sudah saatnya kita bergerak agar roda perekonomian juga berjalan. Tetapi usahakan tetap menjadikan faktor kesehatan sebagai pertimbangan yang utama.

Happy traveling!